A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: chmod() has been disabled for security reasons

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 191

Backtrace:

File: /usr/share/lock/skripsi/torero/application/controllers/Blog.php
Line: 6
Function: __construct

File: /usr/share/lock/skripsi/torero/index.php
Line: 315
Function: require_once

The Generic Electric 47 Turbojet
loading...

The Generic Electric 47 Turbojet

A. deskripsi

            The Generic Electric 47 Turbojet atau J-47 adalah mesin turbojet aliran aksial pertama yang tahan di segala cuaca, General Electric J-47-GE-23, yang akan diproduksi dalam jumlah besar untuk pesawat pengebom tercepat di dunia, Boeing B-47 Stratojet. Untuk memenuhi kebutuhan pembom Angkatan Udara enam jet dan juga telah melisensikan Packard Motor Car Company dan Studebaker Corporation untuk memproduksi mesin tersebut. Memberikan daya dorong tenaga penggerak yang jauh lebih besar daripada yang diumumkan sebelumnya untuk mesin J-47 yang sekarang dalam produksi, turbojet segala cuaca memiliki peringkat daya dorong lebih dari 5.800 pound dan juga memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih rendah daripada model sebelumnya. Ini akan memberikan model B-47 masa depan dengan kecepatan dan jangkauan yang lebih besar. Mesin memiliki "Hot Nose", yang dimungkinkan dengan mengalirkan udara panas dari kompresor ke bagian hidung berongga, yang memberikan perlindungan anti-es. Ini juga memiliki sistem pengapian khusus yang memungkinkan start di ketinggian tinggi dan dapat dilengkapi dengan injeksi air untuk peningkatan daya dorong.

B. sejarah

            Pada tahun 1946, GE (General Electric Company) mengusulkan kepada Angkatan Udara Angkatan Darat sebuah mesin baru, lebih bertenaga dan hemat bahan bakar daripada J-35 sebelumnya, tetapi dalam ukuran rangka yang sama. Untuk memberikan rasio tekanan yang lebih tinggi, dan kinerja yang lebih baik secara keseluruhan, GE memilih desain kompresor aliran aksial. Pertama kali diuji pada tahun 1947, J-47 lulus uji 150 jam pada tahun 1948, dan mulai diproduksi pada tahun yang sama. Produksi berakhir pada tahun 1956, dengan lebih dari 35.000 J-47 diproduksi, menjadikannya mesin turbojet yang paling banyak diproduksi secara massal dalam sejarah (Sumber: National Air and Space Museum).

C. Pengaplikasian Engine

            Selain menjadi engine dari pesawat Boeing B-47, engine J-47 mentenagai berbagai macam-macam pesawat terbang yang lain, antara lain:

1.pembom Tornado B-45 Amerika Utara

2. pembom Consolidated-Vultee B-36 (daya dorong)

3. pembom serang Martin XB-51

4. pesawat tempur F-86 Sabre Jet Amerika Utara

5. pesawat tempur FJ-2 Fury Amerika Utara

6. pencegat Republik XF-91, transportasi Chase XC-123A

7. Boeing KC-97 Stratotanker (daya dorong).

D. Lokasi Pembuatan

Lynn - Essex County - Massachusetts; Evendale – Hamilton County – Ohio

E. Spesifikasi

1. Karakteristik Engine

a. Tipe             : Turbojet

b. Berat           : 2,554 pounds (1,158 kg) dry, equipped

2. Karakteristik umum

a. Panjang       : 145 inches (370 cm) (with tailcone)

b. Diameter     : 36.75 inches (93.3 cm) maximum

3. Komponen

a. Kompresor                          : 12-stage axial compressor

b. Turbin                                 : single-stage axial

c. Jenis bahan bakar                : JP-1, JP-2, JP-3, JP-4 or MILF-5572 gasoline

d. Sistem minyak                    : pressure feed spray with scavenge

e. Daya dorong maksimum    : 5,970 lbf (26.56 kN) at 7950 rpm; 6,970 lbf (31.00 kN) with water injection

4. Kinerja Mesin

a. Rasio tekanan keseluruhan             : 5.35

b. Aliran massa udara                         : 92 lb/s (42 kg/s)

c. spesifikasi konsumsi bahan bakar  : 1.014 lb/(lbf?h) (28.7 g/(kN?s))

d. Rasio dorong-ke berat                    : 2.34 at take-off dry power

5. Peluncuruan pertama     

21 June 1947

6. Pabrikan

General Electric Company

1 Comments

  • 10 Aug 2023 00:18:18

    menarik

Leave a comment